Pendidikan Kreatif : Menjadi Guru yang Diidolakan Siswa

Foto ilustrasi: Novita Eka Syaputri

Bukan hal yang mudah untuk menjadi guru di masa depan. Saya hanya berharap dari tahun ke tahun semangat saya untuk mengajar dan mendidik siswa tidak akan pernah turun, apalagi hilang. Saya harus tetap ingat bahwa saya sudah memilih jalan ini [menjadi guru], berarti saya harus bertanggung jawab.

Cita-cita saya sepuluh tahun ke depan adalah menjadi guru yang diidolakan siswa dan wali murid. Saya ingin menjadi daya tarik wali murid untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah tempat saya mengajar. Saya ingin selalu menginspirasi banyak orang dan pantang menyerah.

Meskipun semangat saya naik-turun, tetapi saya tidak boleh lengah dengan keadaan. Saya harus konsisten dengan pilihan saya saat ini, selalu ingat tujuan awal menjadi guru, yaitu mengabdi kepada negara.

Tidak Mudah Puas dengan Pencapaian yang Sudah Diraih

Saat ini, saya mempunyai lingkungan kerja yang sangat kondusif, kepala sekolah yang selalu mendukung, dan teman-teman yang kooperatif. Meskipun sekolah kami bukan sekolah yang besar, tetapi saya yakin dan optimistis rekan-rekan kerja memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan sekolah yang menyenangkan dan diminati masyarakat.

Harapan saya, setelah berhasil menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS), saya tidak lengah dan puas dengan pencapaian ini. Saya akui, semangat saya saat ini sering naik-turun karena berada di zona nyaman selama setahun terakhir (selama pandemi).

Menyandang status CPNS mendadak menjadi sebuah beban berat. Saya mulai khawatir dengan keadaan ini. Saya khawatir akan menjadi guru yang digaji oleh pemerintah, tetapi tidak bekerja dan mengabdi secara maksimal.

Saya terus melawan kemalasan di diri saya. Saya harus tetap berkarya dan mengabdikan diri untuk dunia pendidikan. Harapan saya, dalam 10 tahun ke depan, bahkan sampai purnatugas nanti, saya selalu menjadi pribadi yang penuh semangat dan selalu ingat untuk tidak setengah-setengah dalam mengabdi kepada negara.

Tidak Boleh Malas Berinovasi

Sesuai janji saya, saya ingin menjadi guru yang selalu haus akan ilmu, tidak gampang menyerah dengan keadaan, serta yang terpenting tidak malas berinovasi.

Salah satu motivasi saya bekerja memang mendapatkan penghasilan. Tetapi, saya tidak ingin menjadikan gaji sebagai tujuan utama, melainkan berkahnya. Tidak ada gunanya kita menjadi guru yang kaya raya, tetapi tidak berbuat maksimal untuk pendidikan di Indonesia.

Bagi saya, sukses adalah ketika berhasil mengantarkan siswa mencapai tujuan dan cita-cita mereka. Melihat kesuksesan mereka adalah hal terindah; prestasi yang luar biasa bagi saya. Semoga saya bisa selalu menginspirasi para siswa agar tidak menyerah dengan keadaan dan tetap fokus meraih cita-cita.

* Catatan ini ditulis oleh DP, guru SD di Provinsi Jawa Timur.

** Semua tulisan yang dipublikasikan dalam Catatan Perjalanan Guru merupakan pandangan penulis, telah melalui proses penyuntingan untuk keperluan penulisan populer, dan tidak mewakili pandangan Program RISE di Indonesia ataupun penyandang dana RISE.

Sumber Artikel : rise.smeru.or.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel